Tampilkan postingan dengan label Linux. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Linux. Tampilkan semua postingan

Install new device on Freebsd

Posted by rg_stealth Kamis, 06 Juni 2024 0 komentar



 Basically, the standard FreeBSD installation media contain almost all the drivers that you need. A notable exception is the graphics driver, as SirDice has mentioned above, you’ll need to install that package. Then Xorg should run almost exactly the same as you’re used to on Linux.


Regarding the WiFi NIC, FreeBSD’s support for the newer standards is somewhat weak. Depending on what chip it is exactly, at least a/b/g/n should work, but I’m not sure about ac (I try to avoid WiFi with FreeBSD myself). If possible, use a wired network connection, i.e. RJ45 cable. These usually have excellent FreeBSD support. If your machine doesn’t have an RJ45 port, alternatively you can use a USB network adapter.

Similarly, FreeBSD’s support for Bluetooth is rather weak, especially for Bluetooth audio devices (wireless speakers, headphones, etc.). If you’re lucky it works, but it may as well fail to work. If you need this, there are certain kinds of workarounds, e.g. see this thread.

There are a few useful commands for looking at your hardware and drivers. Most of them require root privileges, i.e. type them as the “root” user.
  • pciconf -lv lists all PCI devices, whether FreeBSD has a driver for it or not. If you see something like noneX@pciX:… at the beginning of a line, then no driver is attached to this device.
  • usbconfig lists all USB devices that are currently attached (whether supported by a specific driver or not). This includes the internal “root hubs”, so don’t be surprised if the list is longer than expected.
  • dmesg can be used to review the kernel’s boot messages. Use dmesg -a to include other output that has been printed to the system console. Note that the dmesg buffer is circular, so it is overwritten after a while, and the oldest entries get lost. In this case you can look at the file /var/run/dmesg.boot that contains a snapshot of the buffer right after the boot process has finished.
  • cat /dev/sndstat lists the audio devices that have been found on your system. The list is dynamic, i.e. when you plug in a USB audio device, it will appear in that list. The one marked as “default” will be used by most software by default, unless you specify a different device.
  • gpart show gives a nice overview of the disk partitions (including file systems). geom -t produces similar information in a hierarchical, tree-like layout, although there are less details printed per entry. Another useful command is diskinfo -v ada0 to get detailed information about a certain disk (in this example it’s ada0 which is the first SATA drive).

source : olli@ https://forums.freebsd.org/threads/how-do-i-install-my-device-drivers-on-freebsd.79731/

Baca Selengkapnya ....

Fortinet SSL VPN dari Linux

Posted by rg_stealth Selasa, 11 Januari 2022 0 komentar

 




    Install FortiClient SSL VPN

  • Download FortiClient SSL VPN di sini
  • Diasumsikan file forticlient-sslvpn_4.4.2333-1_amd64.deb tersimpan di folder /home/user/Downloads. Buka terminal dan ketik perintah:
    sudo dpkg -i forticlient*.deb
  • Setelah instalasi selesai, jalankan aplikasi FortiClient SSLVPN.
  • Klik tombol Settings… untuk membuat Connection Profiles.
  • Masukkan nama Connection Profiles, IP Server, nomor Port, User, dan Password. Masukkan juga Certificate dan Password jika ada dan mengharuskan menggunakannya. Klik Done keluar dari Settings.
  • Sekarang kita tinggal mencoba mengakses Private Network dari VPN. Uji dengan melakukan ping pada salah satu Private IP Address dari VPN.


Baca Selengkapnya ....

Review Pulpstone V.2.6 on STB Huawei HG-680P

Posted by rg_stealth Sabtu, 10 Oktober 2020 0 komentar

STB Huawei HG680-P sudah berisi firmware Pulpstone V2.6. STB ini dapat berfungsi sebagai Media center / Media player, Streaming Youtube, TV online indonesia, Puluhan TV online luar negeri, channel sport , channel nature, channel movie dan game dll. Dengan Kualitas tampilan UHD 4K dan Dolby stereo.  STB ini sudah support Playstore dan Aptoid untuk menginstall berbagai macam aplikasi. Semua aplikasi telah dites dan di bundling dalam satu firmware Stabil Pulpstone Versi 2.6 dan launcher cantik super ringan leanback. 
Dengan perpaduan Hardware dan Firmware tersebut, STB ini sangat worthed untuk dimiliki dengan harga dibawah 300ribu rupiah. Berikut adalah review lengkap STB yang kami dapatkan disini

  

1. KELENGKAPAN

  • Unit STB
  • Remote STB
  • Kabel HDMI
  • Adaptor 12 Volt
  • Dos dan Manual User

2. SPESIFIKASI HARDWARE

  • SOC : Amilogic
  • CPU : quad core ARM Cortex-A53 @ up to 1.51 GHz
  • GPU : Mali-450MP
  • RAM : 2 GB
  • Memory internal : 8 GB
  • Built in WIFI : 2,4 Ghz
  • 1x Port LAN, 2x Slot USB, 1x Slot Micro SD, 1x Port RCA Aux, 1x Port SPDIF

    3. SPESIFIKASI SOFTWARE

    • Custom ROM : Pulpstone Versi 2.6
    • OS : Android 6.1 Marshmallow

    4. FITUR

    • Simple Leanback Launcher 
    • Dolby Atmos
    • Remove Bloatware
    • Default Host by AdAway [Block Ads]
    • Google Play Store
    • DNS Resolver 1.1.1.1
    • Support All Remote ZTE, Huawei
    • Support SSH (root / pulpstone1234)
    • Support Joystick

    5. APLIKASI

    • Streaming Browsing

    Youtube / Smart youtube, radio indonesia, CM Browser, Miracast(pindah screen Perangkat android (HP) ke Layar TV)

    • Games

    BB racing (joystick / remote), Worm (joystick / remote), PSPP Gold (emulator Portable PlayStation) 

    • TV online / Live

    Video (chanel Lokal internasional, Movie), MKCTV(channel unggulan Fox, HBO, Bein dll), Live channel, redbox tv, Sport live, Iflix, Bone TV

    • Kumpulan Video movie / film / Drama / Anime /Documenter dll

    Disney+ Hotstar, Dutafilm (mouse)

    • Media player 

    Play MP3,MP4, MPG via flashdisk/microSD : VLC, MX Player

    • Office

    WPS (Keyboard dan mouse)

    • Tools / Utility system

    VPN (1.1.1.1), adAway (bloking iklan), Android assistant (merubah tampilan dan control), AppInstaller (install .APK from Flashdisk), AppMsgr (ubah posisi icon dan uninstall app), Aptoide TV(Install APK), Diskinfo(informasi Disk Internal/External), Dolby Audio(Mengeluarkan suara Sorround digital), Download (lokasi file download), Es Explorer(Explorer File), Micro G setting(Enable user GMail Android)

     

    6. Hasil

    • Tampilan Awal / Home

    • Launcher menggunakan leanback, recent aplikasi yang baru dibuka tampil dihalaman Home.3 icon di pojok bawah untuk : setting general, config Wifi dan Drawler (Menu Icon Aplikasi)

    • GUI user friendly, Perpindahan menu responsif, ada fitur auto clean cache memmory setiap ~5menit
    • Remote dapat di operasikan dengan mudah, namun ada beberapa aplikasi yang membutuhkan mouse untuk menjalankannya, misal : Dutafilm dll
    • Terdapat google playstore TV, dapat dijalankan dengan lancar apabila koneksi internet bagus.
    • Tidak ditemukan forced closed ketika menggunakan Google playstore TV, asal kan auto update tidak tercentang dan account gmail ditambahkan.
    • Aplikasi yang sudah bundling dengan firmware bawaan sudah dicoba, dan dapat dijalankan dengan sempurna. 





    <<Thx to developer Pulpstone drg. Fuad Salim>>



    Baca Selengkapnya ....

    ISO to USB via cli Linux

    Posted by rg_stealth Selasa, 21 Juli 2020 2 komentar
    Burning iso to usb, atau membuat flashdisk bootable dari sebuah file iso, biasa kita lakukan dengan mudah di environment Windows dengan menggunakan rufus, iso to usb, atau dari Gui Ubuntu linux bisa menggunakan Startup disk.

    Baca Selengkapnya ....

    Menjalankan Perintah unix dari cmd

    Posted by rg_stealth Senin, 11 Februari 2013 3 komentar

    GoW
    Menjalankan Perintah unix dari cmd
    Ini buat mereka yang ingin belajar syntax / command unix, dengan cara mudah tidak perlu dual os booting, virtual machine atau pun remote ssh(putty). cukup dengan install, maka syntax unix sudah dapat dijalan kan di cmd (C:\>), semudah itu kah.., langsung aja bro.

    Bahan-bahan :

    • Windows family (xp, vista, 7)
    • GOW (Gnu On Windows) donlot di sini

    Langkah-langkah :
    1. install GoW seperti biasa.... sampai finish
    2. buka cmd . (run->cmd enter)
    3. ketik : "gow -l " pada command prompt, jika tampil seperti gambar dibawah installasi sudah berhasil.
    4. cmdGow
    5. cmd kita bisa menjalankan syntax / command layak nya cli linux.

    Mudah kan, silahkan mencoba bro
    Sumber : https://github.com/bmatzelle/gow/downloads

    Baca Selengkapnya ....

    Mengapa Debian

    Posted by rg_stealth Rabu, 24 Oktober 2012 0 komentar
    Gambar dari tutorial.blogspot

    Mengapa Debian  ..., 
    ini adalah lanjutan dari postingan berlabel linux yang berjudul Memilih distro linux

    Saya tidak ada maksud untuk mempromosikan OS yang dipolulerkan oleh Ian Murdock ini. (lihat Sejarah Debian ). Setelah sekian lama muter2 cari referensi buat nentuin Linux distro mana yang akan menjadi pendamping hidup :), akhirnya pilihan jatuh pada Debian, yup betul mendingan aku pelihara wedus timbang pelihara Kadal, Sebener nya aku masih cinta sama slackware tapi sayang dia ga pernah bales sms ku seih, ga punya pulsa kali atau lagi sibuk ngembangin sesuatu yang ada duitnya :).

    Debian itu ternyata berasal dari kata Debra dan Ian, Debra Lyn adalah pacarnya Ian Murdock nah loh ini adalah bukti bahwa kebanyakan Software Developer jadi produktif ketika diputus punya pacar baru, tapi ga lama setahun kemudian putus. Ya iya gimana ga diputusin tiap hari kerjaannya coding melulu, ga ada waktu buat Make Love. Ini peringatan buat para programmer jangan coding melulu cewek nya sekali kali diajak jalan...

    Trus apa hubungannya Debian sama Kambing ya ?  .... =))

    oke, lanjut serius saiki rek.

    Why Debian ??? :

    • Komunitas nya paling besar dan masih aktiv sekitar 10000 programmer diseluruh dunia, sehingga Update versi kernel dan security nya teratur. (lihat Debian )

    • Paling Stabil karena sebelum Update dirilis, telah dites sebanyak 3 kali yaitu, Unstable, Test, Stable. jadi kalo' pake debian yang versi stable lebih aman.

    • Debian adalah indukan linux yang memiliki varian paling banyak, sebut saja (Ubuntu, Mint, Knopix, Blankon, Lindos, dll) hal ini menyebabkan Debian kaya program / aplikasi Package Management DEB.

    • Dukungan driver vendor hardware terhadap Debian, debian adalah linux yang paling mudah mengenali hardware2nya.

    • Finally, why Debian ???, karena debian adalah Distro linux dengan rating tertinggi selama 12 bulan sejak artikel ini di posting (lihat distrowatch ), sebenarnya yang tertinggi linux mint seih, tapi saya anggap linux mint adalah debian. karena Mint adalah varian debian sama halnya dengan Ubuntu, Blankon Knopix dll. Kernelnya sama Package management juga sama DEB. yang membedakan adalah package / remastering program, gui yang di pakai dan peruntukan (sebagai server / Desktop pc) .
    Trus apa hubungannya Debian sama Kambing ya ?  .... =))

    ada yang menambah kan atau menjawab pertanyaan diatas..... 



    Baca Selengkapnya ....

    Memilih distro linux

    Posted by rg_stealth Selasa, 23 Oktober 2012 0 komentar












    Distro linux yang mana ya ?, pertanyaan ini pasti muncul pertama kali ketika kita memutuskan untuk migrasi OS ke linux. ada beberapa faktor yang harus kita pertimbangkan untuk memilih Distro linux. Mengingat ada ratusan distro linux tersebar di seluruh dunia. Berikut ini adalah faktor-faktor yang kita pertimbangkan untuk memilih distro linux.

    1. Kenali Spesifikasi PC / Server yang anda gunakan.
    2. Spesifikasi Komputer yang akan kita install linux perlu kita ketahui sehingga kita dapat mengetahui kekuatan PC atau server, hal2 yang perlu kita ketahui : Kecepatan Processor, Memory Vga card, chipset, memory RAM beserta hardware yang lainnya (misal:printer,modem dll). Disamping itu ketersediaan vendor hardware dalam support driver untuk linux, sebab hardware tertentu terkadang tidak dapat dikenali.

    3. Inventaris Kebutuhan software yang anda gunakan.
    4. Inventaris Software apa saja yang biasa kita gunakan, hal ini dilakukan agar kita dapat menemukan penggantinya di linux (misal : MS Office diganti Open Office). Apabila kita tidak menemukan software pengganti di linux, ada alternatif distro mana yang menyediakan emulator atau virtual machine.

    5. Pilih Distro Linux dari indukan dan komunitas nya masih aktiv.
    6. Kita kenal indukan linux : Debian, Fedora, Suse, Slackware, BSD dll. Dari indukan linux tersebut di remastering menjadi banyak sekali distro (misal : Debian -> Ubuntu -> Mint). Cari distro yang komunitas nya ramai, sehingga update system menjadi teratur dan apabila terdapat masalah bisa langsung ditanyakan di komunitas tersebut.

    7. Lihat rating distro linux yang akan digunakan.
    8. Apabila kita masih kebingungan menentukan distro mana yang akana kita pilih, bisa langsung mengunjungi situs ini http://distrowatch.com/. Kemudian cari distro yang rating nya tinggi, Lihat informasi nya dan sesuaikan dengan kebutuhan software yang anda butuhkan dan kemampuan komputer.

    Temukan Distro sesuai kebutuhan anda...., selamat migrasi OS


    Baca Selengkapnya ....

    Sahabat IT-Ordinary

    pageView