Tampilkan postingan dengan label DBA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label DBA. Tampilkan semua postingan

Tunning Mysql Versi Windows

Posted by rg_stealth Senin, 17 Desember 2012 0 komentar

Tunning Mysql versi Windows
Tunning Mysql versi windows , Mysql adalah database yang paling sering digunakan aplikasi Desktop maupun Web based.Hal ini disebabkan karena installasi dan konfigurasi mudah, Resource hardware dan Sistem tidak besar, ringan dan secure tentunya karena sudah menggunakan encripsi data dengan MD5.

Pada saat ini Mysql gratis / Comunity sudah versi 6.x. penulis sendiri masih menggunakan mysql versi 5.x diatas mesin Microsoft Windows Server 2008, karena saya rasa sudah cukup powerfull.

Kali ini kita akan membahas Tunning Mysql versi Windows, atau mysql yang running diatas mesin windows. Saya akan share, berdasarkan pengalaman yang saya alami sekitar Database Mysql misal nya : Excute Query Lambat, Muncul pesan "Server was gone", Peformance lambat, service mysql tiba2 mati ketika banyak yang akses dll. Mengapa terjadi hal2 tersebut ???, hal ini karena setting mysql (mysql\bin\my.ini) masih default, ketika kita install databse mysql ada beberapa paramater di "my.ini" yang harus kita rubah sesuai dengan kebutuhan.

Solusinya :

1. Matikan Service mysql.

2. Backup file "my.ini" (mysql\bin\my.ini) dan edit file "my.ini" dengan notepad atau tool sejenis.

3. perhatikan tag [mysqld]

  • key_buffer = 16 M
  •  
  • max_allowed_packet = 800M
  •  
  • table_cache = 64
  •  
  • sort_buffer_size = 512K
  •  
  • net_buffer_length = 100K
  •  
  • read_buffer_size = 256K
  •  
  • read_rnd_buffer_size = 512K
  •  
  • myisam_sort_buffer_size = 8M  

  •  

    isi parameter diatas sesuai kebutuhan, tambahkan jika parameter tersebut belum ada. Sehingga akan tag[mysqld] akan tampak seperti text area di bawah ini:

    4. Hidup kan kembali service mySQL.

    5. Jika terjadi kesalahan kembalikan lagi file my.ini ke seperti sebelum di edit.

    Demikian postingan singkat saya. Saran,koreksi dan tambahan siap kita tampung.


    Baca Selengkapnya ....

    Backup Mysql DB

    Posted by rg_stealth Sabtu, 13 Oktober 2012 1 komentar

    Backup Database merupakan kegiatan wajib para Admin, sebagai tindakan preventif jika terjadi corupt data, intruder / human error, disaster dll.

    Pada kesempatan ini akan kita bahas, "how to backup Mysql Database on Microsoft Platform". 
    ada 2 jenis backup database diantaranya :

    1. Hot backup
    Backup data ketika service mysql dalam posisi running / on.

    caranya :
        -  pada server DB Masuk shell / Command prompt.
        -  masuk ke direktori  ... /mysql/bin
            misal :\>cd c:\xampp\mysql\bin
        -  ketik perintah :
    #mysqldump -u namaUser -p passwordUser NamaDB> "pathDanNamaFile" 
    misal :
    #mysqldump -u root -proot dbSimPL > "d:\backup database\simPL\dbSimPL_30072011.sql"













    kelebihan :
    - Proses nya lebih cepat ukuran file kecil.
    - Bisa dilakukan Backup ketika transaksi sedang berlangsung (karena service db mysql ON)

    Kekurangan :
    - Apabila ada tabel yang mengandung field bertype BLOB dengan ukuran file besar, sering gagal ketika di restore.


    2. Cold backup
    Backup data ketika service mysql dalam posisi not running / off.

    caranya :
          -  Services Mysql di matikan terlebih dahulu.
          








          -   Setelah service Mysql mati, copy / backup data fisik ketempat / storage yang aman.













          -   Hidupkan kembali service database nya.

    kelebihan :
          -   Database dengan ukuran besar dapat direstore dengan mudah dan reliable 
    Kekurangan :
          -   Ukuran file hasil backup besar.
          -   Pada saat memBackup data service database harus dalam keaadan off, sehingga tidak dapat dilakukan sambil transaksi.

    Sumber : rg_stealth

    Baca Selengkapnya ....

    Sahabat IT-Ordinary

    pageView